1/17/2016

Wisata Bandung

Dimulai dari daerah Bandung. Pada post kali ini memang ada kaitannya dengan ajak si felixx yang kemaren-kemaren. Meski saya belum pernah pergi kesana tapi setidaknya saya akan menulis tentang beberapa wisata yang ada di daerah Bandung ini.

Sebuah wisata memang mempunyai sejarahnya masing-masing sehingga kenapa tempat tersebut menarik untuk dikunjungi karena mitos atau cerita terdahulunya.


Situ patenggang merupakan wisata alam yang terletak di Bandung selatan tepatnya di Ciwidey. Situ patenggang juga memiliki pemandangan alam yang asri, karena disekitarnya terdapat hamparan kebun teh. Berdasarkan informasi yang tertera di lokasi wisata, situ Patenggang berasal dari bahasa sunda, pateangan-teangan (saling mencari). Mengisahkan cinta Putra Prabu dan Putri titisan Dewi yang besar bersama alam, yaitu ki Santang dan Dewi Rengganis. Mereka berpisah untuk sekian lamanya. Karena cintanya yang begitu mendalam, mereka saling mencari dan akhirnya bertemu di sebuah tempat yang sampai sekarang dinamakan "Batu Cinta". Dewi Rengganispun minta dibuatkan danau dan sebuah perahu untuk berlayar bersama. Perahu inilah yang sampai sekarang menjadi sebuah pulau yang berbentuk hati (Pulau Asmara /Pulau Sasaka). Menurut cerita ini, yang singgah di batu cinta dan mengelilingi pulau asmara, senantiasa mendapat cinta yang abadi seperti mereka.

Wisata kawah putih juga merupakan wisata yang terletak di Ciwidey. Jaraknya dari wisata situ patenggang hanya sekitar 7 KM dan membutuhkan waktu sekitar 10 menit saja. Kawah putih merupakan sebuah danau yang terbentuk dari letusan Gunung Patuha. Tanah yang bercampur belerang di sekitar kawah ini berwarna putih, lalu warna air yang berada di kawah ini berwarna putih kehijauan, yang unik dari kawah ini adalah airnya kadang berubah warna.
Sejarah dari wisata kawah putih dulunya adalah letusan hebat oleh Gunung Patuha pada abad ke 10 membuat banyak orang beranggapan bahwa lokasi ini adalah kawasan angker karena setiap burung yang terbang melewati kawasan tersebut akan mati. Karena kepercayaan tersebut, tidak ada orang yang berani mendekati kawasan ini sampai akhirnya pada tahun 1837 ada seorang ahli bernama Dr. Franz Wilhelm Junghuhn yang memutuskan untuk pergi ke puncak Gunung Patuha demi ilmu pengetahuan.
Dr. Franz Wilhelm Junghuhn berhasil mencapai puncak Gunung Patuha dan dari sana ia melihat ada sebuah danau berwarna putih dengan bau belerang yang menyegat. Sejak itu, keberadaan Kawah Putih menjadi terkenal dan pada tahun 1987 pemerintah mulai mengembangkan Kawah Putih sebagai tempat wisata.

Sebenarnya masih banyak kawasan wisata lagi yang akan saya posting, hanya saja waktunya sholat maghrib sudah tiba. Dan mungkin lain kali saya akan membagikan informasi mengenai kawasan wisata di Bandung.


Terima Kasih.!!!

Popular Posts