1/14/2016

Putus cinta tak berarti kamu putus hubungan

Sesuai judul, putus cinta itu gak harus putus hubungan. Bisa saja pasangan Anda sedang ngambek atau mungkin sudah lelah dan beristirahat untuk tidak berpacaran dahulu. Namun kali ini saya merasakan putus cinta sungguhan.

"Hari ini saya gue galau banget, gue baru diputusin sama pacar gue". kata Raditya Dika dalam acara stand up comedy. Hal tersebut sama seperti apa yang saya rasakan. Mungkin kata sahabat saya Astri (biasa saya sebut Felixx) bilang "plis-lah luff 2016 masih galau". Rasanya itu kayak permen yang ada di iklan (manis, asam, asin). gue serius gak pake ketawa. hehe

Mungkin post akhir-akhir ini bakalan berisi konten kegalauan yang karena faktor subyek. Bisa jadi domain yang saya khususkan ini bertema tentang curhat semua. Hal tersebut sesuai dengan apa yang sudah saya jelaskan dalam psychready.net bahwa proses berfikir kritis seseorang akan mengalami hambatan jika seseorang itu menyelipkan perasaan emosi negatif (karena gue galau). Saya sudah mencoba mencari tema atau topik tentang traveling untuk blog ini tapi ujungnya malah binggung.

Boleh saja-lah kalau pembaca javie.net ini bilang bahwa saya tidak profesional, tidak dewasa, atau apalah. Karena memang pacaran dari sebelum-sebelumnya juga gak seperti ini. Tapi untungnya saya punya sahabat yang baik. Bener kata Inggrid (anak FK UNAIR) "Friends is nicest thing must you have". Saya maunya diajak liburan ke Kalimantan dan Bandung sama felixx yang kebetulan dia asli Banjar dan tinggal sama adiknya di Bandung. Nah beda lagi ceritanya kalau sih Emelyn (temen gue di filipina) ini malah ngajak ke filipin, alasannya biar bisa lancar bahasa tagalog.. Beh, duit dari mana coba!!. Paling gue cuma bilang "Kumusta Kana Emelyn?". (Bagaimana kabarmu Emelyn?.).
Saya sampai di iming-iming foto liburan si felixx. Astaga, plis lixx (niru gaya si felixx). hehe




Kalau dibahas mengenai mana yang salah. Pastilah sebagai cowok yang salah, karena memang tugas cowok mengisi tangki kasih sayang pasangan. Nah, itu dia masalahnya. Saya lambat menyadari
Tapi gue coba untuk tetap jaga tali silaturahmi, karena menurut saya jadian awalnya baik-baik akhirnya juga harus baik-baik. Meski gue ngarep dia kembali, karena memang dia sudah berjuang sayang sama gue tapi saya bales dengan luka.

Sudah ah,, belum sholat isya. Bye bye

Terima Kasih Kenangan

Popular Posts